Chia Seed Vs. Biji Selasih | Nabawi Herbal | Chia Seed

Chia Seed Vs. Biji Selasih

Serupa tapi tak sama, banyak orang yang mengira kalau chia seed (atau biji chia) dan biji selasih itu merupakan jenis biji-bijian yang sama. Jika dilihat sekilas, chia seed memang mirip dengan biji selasih, apalagi jika sudah dicampurkan ke dalam oatmeal dan yogurt. Tapi, ternyata kedua biji ini memiliki perbedaan lho, Sahabat Nabawi. Apa saja perbedaan chia seed dan biji selasih?

  1. Tidak berasal dari tanaman yang sama

Salah satu perbedaan yang paling jelas adalah chia seed dan biji selasih berasal dari tanaman yang berbeda dari lokasi yang berbeda juga. Biji chia berasal dari tanaman mint Salvia hispanica yang tumbuh di daerah Amerika Selatan dan Meksiko. Sedangkan biji selasih berasal dari tanaman basil atau Ocimum basilicum yang tumbuh di daerah Afrika dan Asia Tenggara.

  1. Bentuknya yang berbeda

Walaupun sekilas terlihat mirip, jika diperhatikan lagi, biji selasih dan biji chia memiliki warna dan bentuk yang berbeda. Biji chia cenderung lebih oval dan memiliki warna yang beragam, yaitu abu-abu keputihan dan coklat. Sedangkan biji selasih memiliki bentuk yang lebih kecil dari biji chia dan bewarna hitam pekat.

Ketika direndam di dalam air, biji chia cenderung mengembang berkali-kali lipat dan meresap cairan di sekitarnya, sehingga memberikan efek kenyang bagi yang mengonsumsi. Berbeda dengan biji selasihh yang tidak mengembang dan tidak menyerap cairan di sekitarnya.

  1. Perbedaan kandungan gizi

Bukan rahasia lagi bahwa biji chia atau chia seed merupakan superfood yang bermanfaat untuk tubuh. Biji chia mengandung karbohidrat, protein, air, serat, asam lemak omega-3 dan omega-6 yang baik untuk pencernaan, metabolisme, dan kesehatan jantung.

Sedangkan biji selasih kaya akan zat besi yang baik untuk penderita anemia karna dapat membantu meningkatkan produksi darah merah dalam tubuh.

  1. Perbedaan cara konsumsi

Perbedaan terakhir antara biji chia selasih adalah cara konsumsinya. Sebelum dikonsumsi, biji selasih biasanya direndam dulu di dalam air sebelum dicampurkan ke dalam minuman atau pudding. Sedangkan biji chia bisa langsung dicampurkan ke dalam minuman, yogurt, serta pudding tanpa harus direndam terlebih dahulu. Biji chia pun bisa dicampurkan ke banyak menu makanan, tidak seperti biji selasih yang hanya bisa dicampurkan ke dalam minuman atau pudding.

Itu dia perbedaan chia seed dan biji selasih. Jika diperhatikan lagi, ternyata dua biji ini memiliki banyak perbedaan dari bentuk, warna, manfaat, serta cara konsumsinya. Jika Anda sedang mencari chia seed kualitas premium, Anda bisa mengunjungi toko atau laman web kami untuk memesan chia seed. Selamat mencoba!