Dampak Yodium bagi Tubuh

Apakah Anda sering mendengar istilah yodium? Nama yang satu ini mungkin sudah tidak asing lagi di telinga kita semua. Yodium adalah mineral yang dibutuhkan tubuh untuk membentuk hormon tiroid. Sayangnya, tubuh kita tidak dapat memproduksi yodium, sehingga kita butuh asupan yodium dari makanan yang kita konsumsi sehari-hari.

Fungsi hormon tiroid bagi tubuh
Dengan tercukupinya asupan yodium, tubuh pun dapat memproduksi hormon tiroid dengan baik. Hormon tiroid berfungsi untuk mengatur metabolisme tubuh, menstabilkan detak jantung, mengontrol tekanan darah serta suhu tubuh. Begitu penting hormon tiroid bagi tubuh, sehingga sangat penting untuk mencukupi asupan yodium. Rata-rata asupan yodium yang direkomendasikan untuk orang dewasa adalah sebesar 150 mikrogram yodium/hari atau setara dengan dengan satu sampai satu setengah sendok makan garam beryodium.

Apa yang Terjadi jika Tubuh Kekurangan Yodium?

  • Penyakit Gondok. Kurangnya asupan yodium memicu kelenjar tiroid untuk bekerja lebih berat, sehingga kelenjar tiroid dapat mengalami pembengkakan. Pembengkakan ini yang kita kenal sebagai gondok.
  • Hipotiroidisme. Kondisi dimana kelenjar tiroid menjadi kurang aktif sehingga tidak memproduksi hormon tiroid dalam jumlah yang cukup. Gejala penyakit hipotiroidisme adalah kenaikan berat badan secara tiba-tiba, tidak kuat dingin, sulit berkonsentrasi, nyeri otot dan siklus menstruasi yang tidak lancar.
  • Kanker tiroid. Kurangnya yodium dapat menyebabkan tubuh muda terserang penyakit autoimun. Kondisi ini lah yang berisiko seseorang untuk terkena penyakit kanker tiroid.
  • Makanan kaya akan yodium
    Sekarang Anda sudah tau pentingnya memenuhi asupan yodium, tentunya untuk membantu pembentukan hormon tiroid dan mencegah tubuh Anda terserang penyakit. Lalu dimana Anda bisa mendapatkan asupan yodium? Berikut adalah makanan-makanan yang kaya akan yodium:

    • Garam Himalaya. Garam memang terkenal menjadi salah satu makanan yang mengandung yodium dengan jumlah tinggi, begitu juga dengan garam Himalaya. Garam Himalaya selain memiliki kadar yodium yang tinggi, juga diklaim sebagai garam termurni karna dikemas tanpa melalui proses pemasakan ataupun penambahan zat kimia.
    • Rumput Laut. Selain garam, rumput laut juga bisa dijadikan sebagai alternatif untuk menunjang asupan yodium Anda. Rumput laut memiliki kadar yodium yang lebih banyak dari garam, sehingga Anda tidak disarankan untuk mengonsumsi yodium secara berlebihan.
    • Ikan laut seperti cod, tuna, dan salmon merupakan sumber ikan bersumber yodium. Taukah Anda bahwa 120 gram ikan cod mengandung 230 mcg yodium? Pantas saja ibu hamil dan ibu menyusui (yang cenderung membutuhkan lebih banyak asupan yodium) sering disarankan untuk mengonsumsi ikan cod, ternyata memang hewan laut yang satu ini kaya akan yodium.
    • Telur. Taukah Anda dengan mengonsumsi satu butir telur Anda sudah mencukupi kebutuhan yodium sebesar 16%? Ya, karena satu butir telur mengandung kurang lebih 25mcg.
    • Sayur dan buah. Walaupun kadar yodium pada sayur dan buah seperti jagung, kentang, apel, dan pisang tergolong lebih rendah, tidak ada salahnya Anda juga rajin mengonsumi sayuran dan buah-buahan untuk membantu tubuh Anda mendapatkan asupan yodium yang cukup.
    • Apakah ada dampak negatif jika tubuh kelebihan yodium?
      Sesuatu yang berlebihan pada dasarnya akan merugikan, begitu juga dengan konsumsi yodium. Meskipun tubuh membutuhkan yodium, kita juga harus memperhatikan pola makan. Jangan sampai mengonsumsi makanan beryodium secara berlebihan, karena memiliki dampak negatif pada tubuh.
      Salah satu penyakit yang disebabkan dari konsumsi yodium berlebih adalah Hiperteroidisme, yaitu gangguan autoimun yang disebabkan dari toksin yang disebabkan karena konsumsi yodium berlebihan dalam waktu lama.
      Penyakit lainnya adalah Graves, kondisi dimana produksi hormon tiroid meningkat secara berlebihan. Penyakit ini ditandai dengan perilaku hiperaktivitas, tremor ringan, dan makan banyak namun cenderung kehilangan berat badan.
      Oleh karena itu, perlu diingat bahwa tubuh memang membutuhkan yodium untuk membantu produksi hormon tiroid. Namun konsumsinya pun perlu dibatasi juga, jangan sampai berlebihan karena dapat menimbulkan penyakit.