Panduan Diet Mediterania: Menu Makanan, Tips, dan Pengertian

Diet Mediterania adalah diet yang mengandung kacang-kacangan, sayuran, buah-buahan, dan biji-bijian. Beberapa menu diet Mediterania juga yang mengandung sedikit daging merah dan lemak tak jenuh yang berasal dari minyak zaitun. Disebut sebagai diet Mediterania karena diambil dari kebiasaan hidup sehat dan tradisional orang-orang yang tinggal di negara sekitar Laut Mediterania.

Lalu, apa yang membuat diet Mediterania berbeda dari diet biasa? Selain menu makanannya yang tentu berbeda, diet Mediterania memiliki banyak manfaat untuk kesehatan tubuh Anda. Bahkan, diet Mediterania dapat membantu Anda mengurangi risiko terkena berbagai masalah kesehatan. Dilantik dari The Guardian, orang-orang yang melakukan diet Mediterania berisiko 30% lebih rendah terkena penyakit jantung dan stroke.

Diet Mediterania sangat cocok Anda terapkan jika Anda mengidap penyakit jantung. Selain itu, diet Mediterania dipercaya mampu menurunkan risiko terkena kanker, penyakit kardiovaskular, Parkinson, dan Alzheimer.

Tertarik untuk memulai diet Mediterania? Berikut ini tips-tips menjalani diet Mediterania ala Nabawi Herbal:

  1. Perhatikan menu makanan Anda
  2. Bukannya tidak boleh memakan makanan berbahan dasar hewani, tapi perlu diperhatikan porsinya. Anda tidak disarankan untuk mengonsumsi produk olahan daging dan produk dengan pemanis buatan. Untuk ikan dan makanan laut boleh dikonsumsi sebanyak dua kali seminggu, usahakan untuk tidak menggoreng saat pengolahannya.

    Gantilah makanan berbahan dasar hewani dengan nabati. Konsumsilah makanan yang berasal dari tanaman seperti sayuran, buah-buah, biji-bijian, dan kacang-kacangan. Usahakan Anda mendapatkan asupan cukup sayuran dan buah, minimal 7-10 porsi setiap harinya.

  3. Mengganti makanan Anda
  4. Memang kedengarannya ekstrim, namun tidak seekstrim yang Anda pikirkan, ‘kok! Untuk menjalani diet Mediterania, mulailah mengganti bahan-bahan serta makanan seperti:

    • Garam. Beralih lah kepada rempah-rempah dan bumbu untuk menambah cita rasa makanan,
    • Camilan. Ketimbang mengonsumsi camilan seperti keripik dan kue, mulai lah mengonsumsi buah kering sebagai camilan Anda,
    • Es krim mengandung pemanis buatan yang wajib dibatasi saat melakukan diet Mediterania. Anda dapat menjadikan salad buah dengan Greek yogurt sebagai alternatif es krim,
    • Anda juga disarankan untuk tidak menambahkan gula saat menyeduh teh atau kopi. Disarankan juga untuk menghindari minuman kemasan.

  5. Mengganti mentega dan minyak lainnya dengan minyak zaitun
  6. Minyak zaitun memiliki peranan penting dalam diet Mediterania. Hal ini disebabkan karena minyak zaitun kaya akan lemak tak jenuh tunggal (lemak baik), omega-3 dan omega-6, serta vitamin E. Selain itu, minyak zaitun tidak mengandung kolesterol, sehingga baik untuk dikonsumsi.

    Sangat disarankan untuk mengganti mentega, minyak goreng dan minyak kelapa sawit dengan minyak zaitun saat melaksanakan diet Mediterania. Nabawi Herbal memiliki berbagai macam pilihan minyak zaitun yang dapat Anda lihat disini.

  7. Jangan pernah melewatkan sarapan
  8. Banyak yang beranggapan bahwa diet berarti mengurangi makan dan melewati sarapan. Tentunya, anggapan itu salah besar. Usahakan untuk selalu sarapan di pagi hari agar metabolisme tubuh Anda tidak terganggu. Untuk menu sarapan ala diet Mediterania, Anda dapat mengonsumsi makanan-makanan seperti roti gandum, alpukat, serta oatmeal atau granola yang dicampurkan dengan Greek yogurt.

  9. Ajak teman dan keluarga
  10. Untuk menjaga konsistensi Anda menjalankan diet Mediterania, tentunya dorongan dari dalam diri tidak lah cukup. Ajak lah teman dan keluarga Anda untuk mulai melakukan diet Mediterania. Faktor yang sangat mempengaruhi Anda ke depannya.

Setelah mengetahui informasi diatas, Anda mulai dapat menerapkan diet Mediterania dalam gaya hidup Anda. Ada banyak menu diet Mediterania yang bisa Anda olah sendiri di rumah. Penasaran dengan menu sehat ala diet Mediterania? Mampir kesini, yuk!

Leave a Comment